Dahak Kental

Dok, sy wanita, 29 thn, 156 cm- 42 kg, tdk merokok tp perokok pasif. Saya agak khawatir dgn gejala2 yg saya alami, yaitu:
1. Setiap hari di tenggorokan saya banyak lendir, dahak yg kental (kurang lebih 1 thn), warnanya berubah-ubah, kadang putih berbusa, kadang kuning, kadang kuning dengan titik2 merah/hitam. Tapi saya tidak demam & batuk sama sekali, hanya keluar dahak banyak.
2. Dahaknya biasanya paling banyak keluar jika saya habis jalan kaki/ naik tangga.
3. Pada bulan November saya sempat mengalami batuk selama 3 minggu lebih disertai demam di malam hari tapi timbul hilang, sy rontgen dan tes darah krn takut TB, hasil fotonya dinyatakan normal, diagnosanya bronchitis alergi& GERD. Tes darahnya jg normal, leukosit agak rendah : 4.600, tp kt dr. masih normal.
4. Sejak sembuh dr batuk itu, sy tidak bisa tidur dgn posisi terlentang, selalu terbangun karena batuk-batuk, atau dada terasa sakit spt terbentur sesuatu. Selain itu saya merasa jantung berdegup kencang 1-2 jam setelah makan.
5. Malam hari biasanya setelah mandi, sebelum tidur jantung saya deg-degan, kadang susah menarik napas, spt ada rasa sakit yang menembus dari ketiak sampai tulang belikat (kadang kanan- kadang kiri), kadang sesak napas, tapi tidak ada bunyi mengi.
6. Kuku ibu jari tangan saya tinbul gelombang2 mendatar, dan di bag pangkalnya spt agak keunguan, keluhan dahak masih ada. krn saya khawatir, sy periksa lagi di dr yg berbeda, dan disarankan tes darah & EKG.
Hasilnya tes darah dinyatakan normal, HB bagus, trombosit & erittrosit jg bagus, leukosit agak rendah masih dlm batas wajar (4.300). Hasil EKG : sindrom WPW, tp kata dr.nya normal.
Dokter yg ke-2 mengatakan gejala yg saya alami krn GERD.
7. 3 minggu terakhir ini dahak yg keluar berwarna agak kecoklatan, & lebih srg keluar sptnya tenggorokan saya terasa agak perih & timbul sariawan. Selain itu telinga saya sering berdenging.
Saya ingin bertanya, dr gejala2 yg saya alami apa yg harus saya lakukan?
1. nilai leukosit 4.300 apakah masih wajar dok?
2. bagaimana cara mengurangi dahaknya? mengapa warna dahaknya berubah-ubah ya dok?
3. apakah sakit maag/ GERD dapat menyebabkan rasa sakit saat bernapas?
4. batuk2 saat tidur terlentang apakah ada hubungan dgn penyakit paru-paru?
5. apakah saya terkena bronkitis? tapi saya tidak batuk dan jarang demam.
Maaf dok kalau data & pertanyaannya kepanjangan.
Terima kasih atas perhatian dan tanggapan dokter.

This post was submitted by Liana.

  • Comments
10
  1. Hadiarto Mangunnegoro  Reply

    Kasusmu lumayan complicated kelihatannya pemeriksaan yang dilakukan kurang cukup karena penyebab gejala tersebut sangat mungkin multiple antara lain kombinasi bronchitis kronik, GERD, radang saluran napas atas (rhinitis, faringitis atau sinusitis) ditambah dengan leukosit yang secara konsisten relatif rendah perlu dipikirkan kelainannya bersifat sistemik yang berhubungan sistim imun (daya tahan) tubuh apalagi berat badan anda kurang (kurus).

    Saran saya coba diurut kembali secara sistematis:

    1. Apakah penyakitnya berasal dari paru? Jawabannya kelihatannya bukan, karena foto rontgen normal, kalau perlu lebih akurat ct scan saja. Kemungkinan dari saluran napas (bronchus) masih sangat mungkin, sayangnya tidak ada data apakah ada bunyi waktu didengar dengan stetoskop, asma biasanya terdengar mengi, bronchitis lain lagi, lebih parah lagi "bronchiectasis" suaranya berisik.

    2. Berasal dari saluran napas atas coba buat foto sinus kalau perlu konsul spesialis THT. 3. GERD atau gastritis biasanya dari gejala cukup jelas mungkin perlu endoskopi.

    3. Jangan lupa periksa alergi yaitu eosinofil dan IgE

    4. Terakhir periksakan sisitim imun dan infeksi atipik (TORCH). Saya yakin harus ketemu jawabannya dan pengobatannya dimulai dengan konsultasi dengan dokter spesialis paru.

Leave a Reply

Logged in as - Log out

Reply to:

2014 © Dokter Spesialis Paru