Sekedar Asma, Kah?

prof, izin ikut bertanya 🙂

ibu saya (50 thn, 160cm, 45kg), ibu rumah tangga penuh waktu. tidak merokok.
mengidap asma menahun. kultur dahak kental, berwarna kuning.
karena belakangan (sejak pertengahan februari) sering kambuh, rata-rata 3 s.d 4 kali sehari, dalam durasi 10 hingga 30 menit. kemudian kami memutuskan untuk cross check ke dokter yang berbeda dari biasanya.
belakangan (22 maret) dengan dokter yang berbeda tadi, ibu di vonis mengidap infeksi paru berat.
pengobatan saat ini dengan naired, ambroxol, ventolin.

yang ingin saya tanyakan;

  • apakah benar vonis infeksi paru tersebut? karena vonis tersebut tidak berdasarkan hasil lab.
  • selain olah raga ringan dan istirahat cukup, apa yang sekiranya bisa mengurangi frekuensi kambuh asma ibu saya?
  • bila prof berkenan mohon rekomendasi rekan sejawat atau instansi yang sekiranya dapat saya jadikan acuan untuk mengobati penyakit ibu. (di wilayah provinsi riau atau kota bandung)
  • satu hal yang sebetulnya penasaran, apakah asma dan infeksi paru dapat disembuhkan total atau sekedar mengurangi gejala saja?

terimakasih banyak, prof.

  • Comments
10
  1. Hadiarto Mangunnegoro  Reply

    Kesan saya kok seperti ada kontroversi antara pernyataan asma kronik (menahun) dan kultur dahak kental kuning ga klop. Asma yang klasik tidak lazim berdahak kental kuning lebih pas untuk bronkitis kronik yang disertai infeksi atau memang kombinasi asma dengan bronkitis sering disebut bronkitis asmatis atau asmatis bronkitis istilah yang saat ini tidak sering dipakai lagi.

    Mengingat serangan sd 3-4x sehari ibu anda masuk kategori asma persisten (kronik) berat disertai dengan infeksi. Saran saya cari rumah sakit yang mempunyai dokter paru dengan peralatan yang lengkap untuk menegakkan diagnosis yang lebih akurat termasuk foto Ro, tes fungsi paru, tes bronkodilator, tes alergi, laboratorium lain, biakan kuman, bila perlu CT Scan, tidak terlalu sulit memastikan diagnosisnya dengan sendirinya terapi akan lebih terarah dan terukur karena pengobatan harus diprogram dengan menggunakan pengobatan yang tepat.

    Mengingat penyakit sudah kronik kemungkinan untuk sembuh total agaknya kecil tetapi kelihatannya celah untuk memperbaikinya dan yang terpenting meningkatkan kualitas hidup masih terbuka lebar.

Leave a Reply

Logged in as - Log out

Reply to:

2014 © Dokter Spesialis Paru