Selama 22 Tahun Batuk Berdahak

Laki-laki/31thn/62kg/178cm/tidak merokok

Dok, saya mengalami batuk berdahak mulai saat usia 9 thn (kelas 4 SD), sebelumnya aku adalah anak sehat yg super aktif, prestasi olahragaku baik, tp setelah aku mengalami batuk berdahak semuanya berakhir aku jd anak rumahan yg gampang lelah

Pada saat aku SMP setiap siang saat jam akan keluar sekolah suhu tubuhku naik dan badanku sangat lemah dan aku berobat ke dokter praktek umun di daerahku. selama sekian lama setiap berkunjung aku selalu disuntik sampai akhirnya aku berniat untuk berhenti berobat karena tidak ada perubahan.

Selama SMA aku tidak pernah kedokter lagi, dan merasa ini sudah kebiasaanku (batuk berdahak. memasuki perkuliahan aq sudah mulai mengikuti hidup tidak sehat, kebiasaan begadang diluar hingga tidur hingga larut malam menjadi kebiasaan. akan tetapi aku seperti halnya manusia sehat tidak merasa terganggu akan batuk berdahakku bedanya dibdanding orang sehat aku lebih mudah lelah.

empat tahun terakhir ini semuanya makin sulit, mungkin akibat depresi kerja dan berbagai masalah, kesehatanku makin memburuk padahal dari segi komsumsi gizi makanan lebih baek karena tinggal bersama keluarga, setiap pagi 2 butir telur 1/2 masak dah 3 gelas susu tiap harinya. istrhat kurang teratur

10 bln yg lalu aq di vonis dokter menghidap TB, dan selama 9 hari saya dirawat di rumah sakit, selama 9 bln saya mkn obat dengan teratur hingga saya di nyatakan sembuh oleh dokter saya, sekitar 2 minggu saya berhenti makan obat suhu badan saya (4 hari yg lalu)tiba-tiba naik, hingga saat ini badan saya terasa hangat, dada berkeringat dan rasanya panas, yang sangat menggangu saya dahak saya hijau kekuningan kadang encer, kadang kental tetapi berbau tidak enak. tidur saya jg tidak terlalu lelap, setiap bangun pagi badan rasanya sakit, selera makan tidak terlalu baik sejak aku usia 9 tahun, bakan saat ini harus dipaksa dengan bantuan air minum, mohon petunjuknya dok karena saya menjadi orang yang tidak percaya diri, selama 22 tahun mengidap penyakit ini hanya anggota keluargaku yg mengetahuinya, aku selalu menutup rapat2 penyakitku dr smua orang, hingga saya tidak percaya diri untuk menikah

Apa yg harus saya lakukan dok mengatasi masalah saya ini, mungkin saya dalam waktu dekat berkunjung ke praktek bapak tuk sebuah harapan…..

selama pengalaman berobat sudah di tangani 2 dokter spesialis paru dan 2 dokter umum.

This post was submitted by Gunawan.

  • Comments
10
  1. Hadiarto Mangunnegoro  Reply

    Saya turut prihatin dengan keadaan kesehatan anda dari ceritanya pasti sudah kronis namun agak aneh di awal sakit masa tidak terdiagnosa padahal pada saat itu sarana diagnosis dan pengobatan sudah sangat memadai.

    Jelas diawal penyakit anda menderita penyakit infeksi saluran napas bawah (bronchitis, pneumonia atau TB) atau penyakit bawaan seperti bronchiectasis atau penyakit sistemik seperti kelainan darah yang mengakibatkan daya tahan tubuh menurun namun tidak disembuhkan tuntas akibatnya proses penyakit berjalan terus belakangan ditumpangi TB.

    Saran saya dibawa kepusat rujukan nasional paru di RS Persahabatan Jakarta Timur.

Leave a Reply

Logged in as - Log out

Reply to:

2014 © Dokter Spesialis Paru