TB

Dengan Hormat,

Berikut ini data pribadi saya:
Nama : Agus
Jenis kelamin : Pria
Umur : 34 tahun (6 Juni 1977)
Berat Badan : 70 Kg
Tidak Merokok

Satu minggu lalu, anak saya (Rayhan umur 6 tahun)dinyatakan positif TB setelah hasil test mantoux nya terlihat 10 mm. Karena kami kebingungan dari mana anak saya mendapatkan penyakit tersebut, maka kami sekeluarga di test mantoux. Istri saya hasilnya 10mm, anak saya yang kecil (Saisha 3.5 tahun) hasilnya negatif. Saya sendiri hasilnya 30mm.

1. Saya secara pribadi sedikit ada keraguan apakah saya benar2 terkena TB, karena saya tidak mengalami gejala apapun. Tidak batuk, tidak meriang.
Mohon penjelasannya dok, apakah mungkin saja saya terkena TB meskipun saya tidak merasakan salah satu gejala diatas?

2. Kami mengunjungi dokter spesialis paru di Bandung (Dr. Azril) dan menjelaskan semua informasi yang kami miliki, menurut beliau, memang saya terkena TB jika melihat hasil mantoux dan hasil pemeriksaan menggunakan stetoscop.Maka kami semua diberikan obat.
Obat yang saya konsumsi terdiri dari 3:
a. Kombinasi dari: Rifampicin, Isoniazid, pyrazinamid, etambuthol.
b. Lesichol
c. obat batuk Lasal

Setelah saya minum obat (a) sebanyak 4 tablet sekaligus, saya merasakan gatal-gatal dan agak sesak nafas dan jantung berdebar.
Gejala ini saya rasakan selama kurang lebih sampai 1 jam setelah minum obat.

Mohon informasinya apakah gejala setelah minum obat tersebut masih dalam batas normal?

3. Apakah kami perlu untuk di test mantoux atau test yang lain supaya lebih meyakinkan perasaan kami bahwa kami memang terkena TB.

Saya ucapkan terimakasih banyak atas waktu yang dokter berikan untuk dapat membaca email dan menjawab email saya.

Hormat saya,

Agus Zulkarnain

  • Comments
10
  1. Hadiarto Mangunnegoro  Reply

    Sdr Agus yang baik anda sudah memberi informasi yang "lengkap" namun tidak cukup untuk menyatakan anda menderita TB. Mantoux Test terutama pada dewasa bukan tes diagnostik utama untuk dinyatakan TB paru karena Indonesia termasuk negara dengan prevalensi TB yang tinggi sangat mungkin anda pernah ketularan kuman TB namun tidak menjadi penyakit seperti kebanyakan orang lainya.

    Diagnosis TB paru harus dengan pemeriksaan dahak bila negatif dibuat foto Ro paru dan dinyatakan TB paru bila keduanya positif, bila hanya Ro saja posiitif ("vlek") baru dicurigai (suspek), bila keduanya negatif kecil kemungkinan anda menderita TB paru apalagi tidak ada gejala paru.

    Dengan Mtx test sebesar 30 mm memang cukup besar tetapi masih belum cukup untuk diagnosis TB paru apalagi agaknya anda juga mempunyai bakat alergi reaksi Mtx bisa besar. dengan Mtx tes positif kemungkinan TB ditempat lain walaupun jarang masih mungkin disebut sebagai TB ekstra paru (10-20%) paling banyak sebagai TB kelenjar biasanya dileher atau ditempat lain bahkan dirongga dada, usus dll tentu saja harus dicari.

    Obat TB yang anda minum dapat saja memberikan gejala alergi pada sebagian kecil orang. Tentu dokter anda mempunyai justifikasi yang cukup kuat untuk memberikan obat tersebut. Untuk TB anak lebih sulit diagnosisnya selain Mtx test >10 mm harus disertai dengan gejala lain berat tidak naik, selera makan tidak ada sering demam dll foto Ro biasanya tidak banyak membantu seperti pada dewasa.

Leave a Reply

Logged in as - Log out

Reply to:

2014 © Dokter Spesialis Paru