Tenggorokan Gatal dan Mengeluarkan Dahak Berwarna Putih yang Tak Kunjung Sembuh

Selamat malam Dok, saya perempuan, umur saya 23 tahun, tidak merokok tapi perokok pasif, berat badan 48, tinggi sekitar 160. Awalnya saya terkena batuk berdahak dan saya tidak ke dokter dan tidak minum obat selama + 3 minggu. Setelah itu, saya sempet drop karena kecapean mengurusi skripsi, seluruh tenggorokan serasa gatal sekali.

Saya langsung dibawa ke dokter spesialis penyakit dalam dan disuruh minum obat batuk berdahak dan anti biotic (fixacef).

Setelah seminggu saya sudah tidak batuk lagi tapi tenggorokan masih sedikit terasa gatal, dan mengelurkan dahak berwarna putih seperti air liur kemudian saya disuruh rontgen paru tepatnya pada tanggal 10 Februari 2011 tapi kata dokter, hasilnya katanya alhmd. tidak terkena TBC.

Hasil rontgen menyatakan bahwa, kesan: cor dalam batas normal, pulma hiperreactive bronchus, dan saya juga berinisiatif periksa dahak sputum BTA sekali dan hasilnya negatif. Setelah ke dokter lagi dengan membawa hasil rontgen dan sputum BTA kata dokter saya terkena BRONKITIS dan diberi obat anti biotic (fixacef) dan obat khusus bronchitis condipront.

Setelah minum obat sampai habis, dahak saya tetap masih ada. Kemudian saya dianjurkan oleh saudara untuk minum rebusan Daun Sembung, setelah itu dahak bertambah banyak dan awalnya berwarna putih, kemudia kuning, dan hijau, tapi lebih sering keluar dahak yang berwarna putih. Gatal kemudian datang dan sempet hilang, lalu datang lagi. Dahak berwarna kuning/hijau hanya kalau bangun tidur saja.

Sampai sekarang saya sudah tidak batuk lagi tapi tenggorokan gatal berpindah2, dan keluar dahak. Beberapa hari ini saya pilek dan hidung saya mampet dengan kotoran hidung setelah bangun tidur di pagi hari, memang saya menggunakan AC pada malam harinya. Saya tidak minum obat pilek. Apakah ada indikasi saya terkena sinusitis ?
Tapi hal yg paling penting : saya sudah tidak batuk lagi tetapi hingga saat ini tenggorokan saya gatal berpindah-pindah, dan keluar dahak yang keseringan berwarna putih terus hingga saat ini tidak kunjung hilang.

Yang ingin saya tanyakan :
Apakah boleh meminum air sembung, kalau iya kira2 berapa kadarnya ?
penyakit saya itu apa ya Dok? Apakah saya perlu melakukan sputum kultur/tes lainnya? Apa yang seharusnya saya lakukan untuk menindaklanjuti penyakit ini agar segera sembuh?
Sangat mengharapkan jawaban dari dokter. Terima kasih banyak…

This post was submitted by hesti.

  • Comments
10
  1. Hadiarto Mangunnegoro  Reply

    Ada "golden period" yang anda lewatkan yaitu berobat ketika batuk masih kurang dari 2-3 mingggu karena periode itu agak mudah membedakan ini infeksi virus atau bakteri atau sebab lain non infeksi (alergi) hingga pengobatan lebih mudah, daya tahan anda juga makin menurun karena kegiatan fisik yang berlebihan ditambah berat badan yang kurang, tidak berobat yang benar lagi, lengkap sudah faktor risiko untuk infeksi kkronik yang belakangan mengarah ke infeksi tenggorok atau lebih lanjut lagi sinusitis.

    Saran saya temui dokter THT periksa dan obati hingga tuntas, naikkan berat badanmu diatas 50 kg, olah raga teratur dan makan yang seimbang lebih baik banyak protein. Maaf saya tidak tahu apa itu air sembung.

Leave a Reply

Logged in as - Log out

Reply to:

2014 © Dokter Spesialis Paru