Urine Keruh Setelah Minum Obat

Prof, saya laki-laki usia 31 thn, beberapa hari lalu periksa dan didiagnosa TB paru dan pleungitis (mudah2an tdk salah penulisannya)disebut juga radang. kemudian dikasi resep Rimstar 4-FDC, 1x3tablet/hari. saat pertama kali minum obat setelah itu urine saya berwarna orange kecoklatan, saya usahakan banyak minum air putih, tapi tetap saja urine berwarna keruh sampai hari ke-tiga pun warnanya masih sama yang mau saya tanya, apakah itu wajar? apakah efek dari obat? atau apakah ada penyakit lain yg mempengaruhi warna urine tersebut. sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas jawaban Prof. Hadi.

  • Comments
30
  1. Hadiarto Mangunnegoro  Reply

    Tidak usah kuatir dengan urine anda karena : 1. Obat yang anda konsumsi dengan asumsi diagnosisnya benar TB paru dan Pleuritis adalah obat yang terbaik (original) 2. Warna merah tengguli adalah warna obat Rifampicin salah satu dari 4 komponen obat Rimstar 4-FDC (fixed dose combination) artinya obatnya ga salah. Semoga sembuh.

  2. asep afriansyah  Reply

    selamat siang Dok....
    saya pria usia 39 thn dn sdh 3x menjalani tes medical dan hasilnya unvit sbb kendala plek pada paru paru sy...
    yang mau sy tanyakan apakah benar bila sy sdh di vonis mengalami plek paru sdh positif menderita TBC semntara sy tdk mengalami juga keluhan batuk
    sementara tubuh saya sehat dan mengalami peningkatan berat badan setelah sy berhenti merokok setelah 2 thn...
    dan sebelumnya memang sy pecandu narkoba dn berhenti kosumsi narkoba thn 2001 smpai saat ini semua berhenti total
    memang skrng sy mengalami keluhan ada seperti sesak napas bila saya berlari dn dada sy alami terasa panas...
    sekarang saya coba kosumsi obat ripamfisin baru 2 hari dn air urin saya berwarna keruh kemerahan ini semua atas anjuran teman yg bukan dokter...
    jd Dok saya minta pendapatnya apa yg harus sy lakukan
    dn bila sy hrs benar kosumsi ripamfisin dlm 1 hari sy hrs kosumsi berapa x sehari...
    atas sarannya sy ucapkan terima kasih...

    • hadiarto mangunnegoro  Reply

      Asep kamu jangan ngarang sendiri konsumsi obat seperti Rifampicin apalagi atas anjuran teman yang bukan dokter kemungkinan salah diagnosis, salah obat, salah dosis, salah cara pemberian besar sekali belum nanti efek sampingnya. Saya tidak dapat menjawab dengan tepat. Saran saya coba kedokter atau dokter paru diperiksa yang lebih teliti dites fungsi paru dan lab, baru ketahuan diagnosis dan terspi yang tepat.

Leave a Reply

Logged in as - Log out

Reply to:

2014 © Dokter Spesialis Paru